DELI SERDANG – BelaNegaraNews| Suasana malam Lebaran yang seharusnya penuh sukacita berubah menjadi nestapa bagi keluarga Bapak Ijol, alias Ajo. Putranya yang bernama Akbar menjadi korban penganiayaan orang tidak dikenal pada Sabtu, 21/3 sekira pukul 16.00 WIB di Jalan Kasih, dekat SD Impres 101801, Desa Kedai Durian, Kecamatan Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang.
Namun, duka keluarga korban kian bertambah lantaran laporan mereka diduga tidak mendapat respon semestinya dari pihak kepolisian sektor Deli tua. Kekecewaan ini mencuat saat keluarga korban mendatangi Mapolsekta Deli Tua untuk menuntut keadilan.
Kronologi Penganiayaan di Sore Hari
Insiden memilukan tersebut terjadi di tengah hiruk-pikuk persiapan menyambut hari kemenangan. Menurut keterangan saksi, Akbar dianiaya di kawasan Desa Kedai Durian. Belum diketahui pasti motif di balik aksi kekerasan tersebut, namun keluarga korban mendesak agar penegak hukum segera bertindak cepat menangkap pelaku yang masih berkeliaran.
”Kami sangat berharap pelaku segera ditangkap. Ini menyangkut keselamatan anak-anak kami,” ujar perwakilan warga yang mendampingi keluarga korban.
Kekecewaan Terhadap Pelayanan SPKT
Upaya pencarian keadilan berlanjut pada Minggu siang, sekira pukul 14.00 WIB. Pihak keluarga, didampingi oleh R. Susanto dari Patriot Korps Bela Negara Indonesia Makowil Sumatera Utara, mendatangi Polsekta Deli Tua untuk membuat laporan resmi.
Ironisnya, kedatangan mereka justru disambut dengan kekecewaan. Meski terdapat petugas di ruangan dekat Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), pihak keluarga mengklaim tidak ada satu pun petugas yang merespon pengaduan mereka.
Kami merasa sangat kecewa. Pengaduan masyarakat seolah tidak dilayani. Padahal Moto Polri jelas: Melindungi, Melayani, dan Mengayomi. Namun kenyataan di lapangan berbanding terbalik, tegas R. Susanto saat mendampingi orang tua korban.
Masyarakat Tuntut Respons Cepat
Sikap abai oknum petugas SPKT ini dinilai mencederai citra institusi kepolisian di mata masyarakat Deli Serdang. Warga Desa Kedai Durian kini mempertanyakan komitmen Polsekta Deli Tua dalam menangani kasus kekerasan terhadap anak yang tergolong tindak pidana serius.
Hingga berita ini diturunkan, pihak keluarga masih menunggu itikad baik dan tindakan tegas dari Kapolsek Deli Tua untuk segera memproses laporan penganiayaan Akbar. Keamanan warga, terutama saat momentum hari besar seperti Lebaran, seharusnya menjadi prioritas utama aparat penegak hukum.











