Example 728x250
Hukum

Berkedok Ormas: Markas Judi Di Medan Terbongkar

×

Berkedok Ormas: Markas Judi Di Medan Terbongkar

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072

Berkedok Ormas: Markas Judi Di Medan Terbongkar

Di Balik Pintu Rahasia Sekretariat Ormas Medan yang Jadi Sarang Judi

Medan – belanegaraindonesianews.com| Sebuah bangunan yang seharusnya menjadi simbol pengabdian masyarakat di Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan, mendadak berubah menjadi sorotan tajam. Bukannya menelurkan program sosial, kantor sekretariat salah satu Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) ini justru kedapatan menjadi markas judi ilegal dengan omzet jutaan rupiah per hari.

Penggerebekan yang dilakukan aparat kepolisian pada Kamis (29/1/2026) mengungkap tabir gelap di balik dinding sekretariat tersebut. Praktik haram ini diduga kuat dikendalikan oleh tokoh penting ormas tersebut, yakni sang ketua berinisial FS, yang bekerja sama dengan istrinya, EH.

Sistem Keamanan Berlapis dan Kode Rahasia

Bukan sekadar tempat judi biasa, lokasi ini dikelola dengan sangat profesional dan tertutup. Untuk menembus masuk ke dalam “ruang mesin” uang ini, pengunjung tidak bisa sembarangan. Penyidik mengungkapkan adanya sistem keamanan berlapis yang diterapkan guna menghindari endusan petugas.

Setiap tamu yang datang diwajibkan menyebutkan kode khusus, yakni nama penjaga yang bertugas pada jam tersebut. Jika kode salah, pintu tak akan terbuka. Strategi ini berhasil menjaga operasional mereka selama kurang lebih tiga bulan sebelum akhirnya terendus oleh pihak kepolisian.

Operasi Senyap: Empat Tertangkap, Bos Besar Buron

Dalam operasi penggerebekan tersebut, polisi berhasil mengamankan empat orang yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka:

MH (19): Bertugas sebagai bandar sekaligus kasir.

DH (29): Penjaga pintu masuk (filter keamanan).

HS (29) dan A (57): Pemain yang tertangkap tangan sedang berjudi.

Namun, target utama kepolisian, FS dan EH, berhasil meloloskan diri. Saat ini, pasangan suami istri tersebut telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Kapolrestabes Medan, Kombes Jean Calvijn Simanjuntak, menegaskan bahwa pengejaran terhadap keduanya terus dilakukan secara intensif.

Omzet Menggiurkan di Tengah Pemukiman

Bisnis gelap ini tergolong sangat menggiurkan. Berdasarkan keterangan resmi, satu unit mesin judi di lokasi tersebut mampu menghasilkan pendapatan harian mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah.

“Pemasukan harian bisa menembus jutaan rupiah hanya dari satu mesin. Kami juga menemukan indikasi adanya mesin lain yang sedang diperbaiki untuk menambah kapasitas operasional,” ujar Kombes Jean Calvijn Simanjuntak dalam konferensi persnya.

Pihak kepolisian masih terus mendalami apakah ada keterlibatan oknum lain atau jaringan yang lebih luas di balik penyalahgunaan fasilitas ormas ini. Kasus ini menjadi alarm keras bagi masyarakat dan pemerintah kota untuk lebih ketat mengawasi aktivitas organisasi kemasyarakatan agar tidak dijadikan kedok kegiatan ilegal.

(Patriot 261.75)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *