Example 728x250
HukumRegionalSosial

Laporan Orang Hilang Mahasiswi Medan: Syarikat Islam Desak Aksi Cepat

×

Laporan Orang Hilang Mahasiswi Medan: Syarikat Islam Desak Aksi Cepat

Sebarkan artikel ini
Ketua DPC Syarikat Islam Kota Medan Adep Prabudi tanggapi kasus laporan orang hilang mahasiswi Medan
Ketua DPC Syarikat Islam Kota Medan, Adep Prabudi, SE, mendesak pihak berwajib untuk segera mengusut kasus hilangnya seorang mahasiswi di kawasan Sunggal pada Februari 2026.

Oleh: Adep Prabudi, SE
(Ketua DPC Syarikat Islam Kota Medan)

MEDAN – Bela Negara News – Kasus Laporan Orang Hilang Mahasiswi Medan kembali mencuat dan meresahkan warga. Tepat pada Minggu malam, 15 Februari 2026, seorang ayah melapor. Bapak Munasir mendatangi Polsek Sunggal dengan wajah penuh kecemasan. Ia melaporkan anak kandungnya, Nailah Azzahra, yang tak kunjung pulang. Sebagai sesama warga, kita tentu merasakan kepedihan keluarga ini.

Faktanya, gadis kelahiran tahun 2006 ini meninggalkan rumah sejak Senin. Tepatnya pada tanggal 9 Februari 2026 sekitar pukul dua siang. Selanjutnya, seorang teman bernama Adel menjemput korban di kediamannya. Mereka pergi berdua dari wilayah Kelurahan Tanjung Rejo menuju lokasi misterius. Ironisnya, mahasiswi tersebut sama sekali belum kembali hingga detik ini.

Mendesak Tindak Lanjut Cepat Atas Laporan Orang Hilang Mahasiswi Medan

Petugas kepolisian Polsek Sunggal memproses pengaduan masyarakat terkait warga yang meninggalkan rumah
Jajaran kepolisian sektor Sunggal diharapkan segera memecahkan misteri hilangnya warga demi mengembalikan rasa aman masyarakat menjelang bulan suci Ramadhan.

Oleh karena itu, saya terus memantau perkembangan kasus ini secara saksama. Sebagai pimpinan Syarikat Islam Kota Medan, saya merasa sangat prihatin. Pihak kepolisian harus segera menindaklanjuti kasus ini dengan sangat serius. Aparat Polsek Sunggal wajib mengerahkan seluruh instrumen penyelidikan mereka secara maksimal. Terlebih lagi, waktu yang terus bergulir sangat membahayakan keselamatan sang korban.

Kita tentu mengapresiasi Bripka Erland Simanungkalit yang telah sigap menerima pengaduan. Namun, penerimaan laporan hanyalah langkah awal dari proses keadilan. Polisi harus segera menelusuri jejak terakhir korban bersama rekannya tersebut. Selain itu, aparat juga perlu memeriksa riwayat komunikasi digital korban. Bukti-bukti petunjuk dari saksi mata sekitar rumah juga sangat krusial.

Selanjutnya, saya juga mengimbau seluruh elemen masyarakat Sumatera Utara. Mari kita secara kolektif memperkuat sinergi keamanan di lingkungan masing-masing. Kepedulian antar-tetangga adalah benteng pertahanan pertama dari ancaman kejahatan. Terutama, saat kita sedang bersiap menyambut bulan suci Ramadhan sebentar lagi.

Rasa aman adalah hak asasi paling dasar setiap warga negara. Kesimpulannya, jangan biarkan kasus hilangnya warga merusak ketenteraman kota kita tercinta. Kami dari Syarikat Islam akan terus mengawal tuntas persoalan masyarakat ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *