Medan-Belanegaranews| Aparat Polda Sumut menggagalkan upaya penyelundupan sabu seberat delapan kg yang diduga dikendalikan jaringan antarprovinsi. Modus yang digunakan tergolong licik, yakni menyamarkan narkotika dalam kotak oleh-oleh bika ambon dan mengirimkannya menggunakan bus antarwilayah agar tak menimbulkan kecurigaan.
Delapan Kg Sabu Diamankan, Dua Tersangka Ditangkap
Direktur Reserse Narkoba Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut Kombes Pol Andy Arisandi menjelaskan, pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat mengenai adanya pengiriman sabu dari Medan menuju Jambi melalui jalur darat pada Kamis (12/2/2026). Mendapat informasi tersebut, tim langsung melakukan penyelidikan dan membuntuti bus yang dicurigai membawa paket narkotika.
Bus tersebut kemudian dihentikan saat melintas di Jalan MH Thamrin, wilayah Labuhanbatu. Dalam penggeledahan, polisi menemukan dua kilogram sabu dari tangan kurir berinisial ARM (49). Barang bukti dibungkus rapi menggunakan kemasan teh Cina, lalu dimasukkan ke dalam kotak bika ambon agar tampak seperti paket oleh-oleh biasa.
Baca Juga : https://www.patriotbelanegara.com/pemuda-muslimin-indonesia-sumut-angkat-bicara-polisi-diminta-serius/
“Seluruhnya ada 8 kilogram narkotika jenis sabu yang kami amankan,” ujar Andy, Selasa (17/2/2026). Ia menjelaskan, setelah penangkapan ARM, tim langsung melakukan pengembangan guna mengungkap pemasok dan jaringan yang lebih luas.
Hasil pengembangan mengarah pada tersangka kedua berinisial Z (40) yang ditangkap di kawasan Pancur Batu. Dari rumah tersangka, petugas menyita enam kilogram sabu yang disimpan sebagai stok untuk pengiriman berikutnya. Total keseluruhan barang bukti yang diamankan mencapai delapan kilogram.
Berdasarkan pemeriksaan awal, kedua tersangka mengaku telah lima kali mengirim sabu menggunakan pola serupa. Pengiriman dilakukan melalui jalur darat untuk menghindari pengawasan ketat di bandara maupun pelabuhan. Paket disebut pernah dikirim ke sejumlah provinsi, termasuk Riau dan Jambi.
Saat ini kedua tersangka ditahan di Mapolda Sumut guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga masih mendalami kemungkinan keterlibatan pelaku lain serta menelusuri asal-usul pasokan sabu tersebut. Polda Sumut menegaskan komitmennya untuk terus memperketat pengawasan jalur distribusi narkotika dan memburu jaringan yang beroperasi lintas daerah demi melindungi masyarakat dari ancaman bahaya narkoba.
Baca artikel menarik lainnya dari
patriotbelanegara.com di GOOGLE NEWS.





