Example 728x250
HukumSosial

938 Personel Kawal Demo Buruh Di Jakarta Pusat

×

938 Personel Kawal Demo Buruh Di Jakarta Pusat

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072

938 Personel Kawal Demo Buruh Di Jakarta Pusat

Jakarta – BelaNegaraNews.Com| Aparat kepolisian menyiagakan ratusan personel guna mengawal aksi penyampaian pendapat oleh kelompok buruh di kawasan Jakarta Pusat pada hari ini, Jumat (30/1/2026). Pengamanan ketat dilakukan untuk memastikan mobilisasi massa berjalan tertib dan tidak mengganggu aktivitas publik di jantung ibu kota.

Penyebaran Personel Gabungan

Polres Metro Jakarta Pusat mengonfirmasi bahwa sebanyak 938 personel gabungan telah diterjunkan ke lapangan. Kekuatan pengamanan ini terdiri dari unsur Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, hingga jajaran Polsek terkait.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, menjelaskan bahwa pengerahan personel ini merupakan bentuk pelayanan negara dalam menjamin keamanan baik bagi peserta aksi maupun masyarakat umum yang beraktivitas di sekitar lokasi.

Untuk pengamanan unjuk rasa di wilayah Jakarta Pusat hari ini, kami mengerahkan sebanyak 938 personel gabungan, ujar Erlyn saat memberikan keterangan kepada awak media, Jumat (30/1).

Titik Konsentrasi Massa: Monas hingga Kantor PBB

Berdasarkan laporan di lapangan, massa aksi yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mengawali titik kumpul mereka di area Silang Selatan Monas, Jakarta Pusat. Setelah berkumpul dan melakukan orasi awal, massa dijadwalkan bergerak menuju Kantor Pusat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Jalan M.H. Thamrin untuk melanjutkan penyampaian aspirasi mereka.

Dua titik ini menjadi fokus utama penjagaan guna mengantisipasi terjadinya penumpukan massa yang dapat memicu kemacetan lalu lintas di jalur protokol.

Imbauan Humanis dan Tertib Aturan

Pihak kepolisian menekankan bahwa pola pengamanan yang diterapkan mengedepankan sisi humanis. Iptu Erlyn menegaskan bahwa polisi hadir bukan untuk menghalangi, melainkan untuk mengawal jalannya demokrasi.

Kami hadir untuk melayani saudara-saudara kita yang akan menyampaikan aspirasinya. Kami berharap kerja sama dari semua pihak agar kegiatan ini berjalan kondusif, tambah Erlyn.

Selain itu, kepolisian juga memberikan catatan tegas kepada para koordinator lapangan (korlap) dan peserta aksi agar tetap menjaga ketertiban umum. Beberapa poin utama yang ditekankan antara lain:

Dilarang Provokatif: Orasi harus dilakukan secara santun tanpa memicu amuk massa.

Anti-Anarkis: Peserta diminta tidak melakukan pengrusakan fasilitas umum atau membakar ban bekas.

Hormati Hak Orang Lain: Tetap menyisakan ruang bagi pengguna jalan dan warga yang bekerja.

Kepatuhan Hukum: Tidak melakukan tindakan melawan petugas yang sedang bertugas di lapangan.

Hingga berita ini diturunkan, arus lalu lintas di sekitar Medan Merdeka Selatan dan M.H. Thamrin terpantau padat namun tetap mengalir. Pihak kepolisian mengimbau pengguna jalan untuk mencari rute alternatif guna menghindari potensi keterlambatan.

(Patriot 261.75)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *