Example 728x250
organisasi islam

Pesantren Syarikat Islam: Harapan Baru Umat Segera Berdiri di Tanah Sumut?

×

Pesantren Syarikat Islam: Harapan Baru Umat Segera Berdiri di Tanah Sumut?

Sebarkan artikel ini
Ketua Laznas Salam Sumut Ahmad Farhan gagas pembangunan pesantren syarikat islam
Kolaborasi strategis para pimpinan Syarikat Islam Sumatera Utara demi merealisasikan pusat pendidikan dan dakwah Islam yang unggul dan terpadu.

Oleh: Ust. H. Ahmad Farhan
(Ketua Laznas Salam Sumatera Utara)

SUMATERA UTARA | BNN – Selama ini, wilayah Sumatera Utara belum memiliki lembaga pendidikan pesantren naungan kita. Oleh karena itu, Pesantren Syarikat Islam kini resmi memulai langkah bersejarah. Organisasi menginisiasi pembangunan pondok pesantren secara nyata. Tentu saja, fasilitas ini akan berfungsi sebagai pusat pendidikan dan dakwah. Selain itu, pesantren ini akan menjadi pusat pembinaan generasi umat.

Selanjutnya, sebuah tonggak sejarah baru tengah ditorehkan oleh Syarikat Islam. Untuk pertama kalinya, organisasi akar panjang ini merealisasikan pembangunan fisik. Mereka membangun pondok pesantren sebagai pusat pendidikan Islam yang terpadu.

Faktanya, pembangunan ini bertindak sebagai jawaban nyata atas kebutuhan umat. Apalagi, wilayah Sumatera Utara belum memiliki pesantren langsung di bawah naungan Syarikat Islam. Oleh sebab itu, kehadiran pesantren ini pasti mampu melahirkan generasi unggul. Mereka tidak hanya akan unggul secara intelektual saja. Sebaliknya, generasi ini juga pasti sangat kokoh dalam urusan iman dan akhlak.

Laznas Salam Sumut Kelola Donasi Pesantren Syarikat Islam

Lebih lanjut, Lembaga Amil Zakat Nasional Syarikat Islam Sumatera Utara memimpin penghimpunan donasi. Laznas Salam Sumut melakukan penyaluran donasi pembangunan pesantren ini. Lembaga ini resmi bertugas mengoordinasikan dan mengelola amanah umat secara profesional.

Kemudian, Ust. H. Ahmad Farhan selaku Ketua Laznas Salam Sumut menyampaikan optimisme tinggi. Saya sangat optimis terhadap gerakan penghimpunan dana pembangunan ini. Saya menegaskan bahwa kami akan menjalankan seluruh proses secara transparan dan akuntabel.

“InsyaAllah, kami menjalankan penghimpunan dana ini dengan baik dan lancar,” ujar nya. “Tentu saja, kami berkomitmen menjaga transparansi dan akuntabilitas publik. Selain itu, kami tidak hanya menerima bantuan dalam bentuk uang saja. Sebaliknya, kami juga menerima material yang mendukung pembangunan pesantren ini.”

Lebih jauh, gerakan mulia ini akan melibatkan berbagai unsur kekuatan organisasi. Seluruh elemen Syarikat Islam di Sumatera Utara pasti akan turun tangan. Gerakan ini bermula dari UPZ Laznas Salam di tingkat kabupaten dan kota. Selanjutnya, organisasi serumpun seperti Pemuda Muslimin dan Perisai, Wanita Syarikat Islam, Gertasi, SEMMI, dan Halal Center juga ikut mengambil peran. Bahkan, majelis-majelis taklim binaan siap mendukung penuh program ini. Kiranya, pembangunan pondok pesantren ini bisa menjadi program Nasional.

“Oleh karena itu, kami mengajak seluruh donatur dan masyarakat umum. Para aghniya, organisasi, maupun perorangan wajib ikut mengambil bagian. Mari kita meraih keberkahan dalam pembangunan pesantren ini,” tambah saya.

Kolaborasi Umat dan Wujud Nyata Investasi Akhirat

Sementara itu, Ketua Syarikat Islam Sumatera Utara turut menyampaikan harapannya. Bapak H. Hendra Cipta, SE., MM, bertindak langsung selaku nazhir wakaf tanah pesantren. Lahan tersebut berasal dari wakaf almarhum Bambang Irawan beserta keluarganya. Beliau sangat berharap agar pembangunan ini segera terealisasi. Anda bisa menelusuri ketokohan beliau melalui media kredibel (https://www.waspada.id/artikel/hendra-cipta-terpilih-aklamasi-ketua-syarikat-islam-sumut-periode-2022-2027/).

Beliau memberikan kepercayaan penuh kepada lembaga Laznas Salam Sumut. Lembaga ini akan memimpin penuh penghimpunan dana dan pelaksanaan pembangunan.

“Tentu saja, saya berharap pesantren ini segera terwujud berkat bantuan semua pihak,” ungkapnya. “InsyaAllah, kita bisa memulai kegiatan Maghrib Mengaji pada bulan Mei mendatang. Bahkan, kita juga merencanakan pelaksanaan pemotongan hewan kurban. Kegiatan Idul Adha 1447 H tahun ini akan berlangsung di area pesantren.”

Pada titik ini, kolaborasi umat sejalan dengan semangat kebangsaan kita. Sinergi ini seirama dengan langkah safari ramadhan kepedulian umat yang rutin kita gelar. Akhirnya, beliau mengajak seluruh masyarakat Sumatera Utara dan Indonesia berpartisipasi luas. Masyarakat harus melihat pembangunan ini sebagai bentuk investasi akhirat.

“Faktanya, ini adalah kesempatan emas bagi kita semua untuk beramal jariyah. Mari bersama-sama meringankan tangan demi terwujudnya pondok pesantren Syarikat Islam di Sumatera Utara,” tutupnya. Pastikan Anda terus memantau pembaruan eksklusif dari Bela Negara News setiap saat!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *